Pada hari kedua Lebaran, jumlah pengunjung Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) tercatat mencapai 7.800 orang, menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan hari pertama. General Manager Bandung Zoo, Peter Arbeny, menjelaskan bahwa pengunjung pada hari pertama hanya mencapai sekitar 1.300 orang.
“Pada hari ini, jumlah pengunjung sekitar 7.800 orang. Jika dibandingkan dengan hari pertama Lebaran, hanya 1.300 orang yang datang. Ini menunjukkan adanya peningkatan yang cukup besar,” ujar Peter, seperti yang dikutip dari detikJabar pada Rabu (2/4/2025).
Peter menambahkan, pada hari pertama Lebaran jumlah pengunjung memang masih relatif sedikit, kemungkinan karena banyak yang masih sibuk menjalankan ibadah salat Idul Fitri dan menghabiskan waktu bersama keluarga. “Biasanya, orang baru mulai berkunjung ke tempat rekreasi seperti kebun binatang setelah itu,” tambahnya.
Ada beberapa area favorit yang menjadi tujuan utama pengunjung di Bandung Zoo, seperti wahana interaksi dengan satwa yang meliputi area untuk memberi makan gajah, jerapah, dan rusa. Tak ketinggalan, Simba Cafe yang menawarkan pengalaman makan sembari menikmati pemandangan singa secara langsung.
Untuk mengatasi lonjakan pengunjung, pihak Bandung Zoo membuka dua pintu masuk, yakni pintu Ganesha dan pintu Garuda. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung selama berkunjung.
“Pembukaan dua pintu ini bertujuan untuk mengurai kerumunan dan memastikan pengunjung tetap merasa aman dan nyaman selama berada di kebun binatang,” jelasnya.
Selama libur Lebaran 2025, Bandung Zoo juga menerapkan tarif khusus yang berlaku hingga 7 April 2025, dengan harga tiket sekitar Rp 65 ribu.